3.2.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 3.2
3.2.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 3.2
Nama CGP :
Vinsensia Cahya Fujikana
Unit :
SDK Sang Timur Pasuruan
Kelas :
A6-58
PP :
Puji Utami, S.Pd.
1. Buatlah
kesimpulan tentang apa yang dimaksud dengan ‘Pemimpin Pembelajaran dalam
Pengelolaan Sumber Daya’ dan bagaimana Anda bisa mengimplementasikannya di
dalam kelas, sekolah, dan masyarakat sekitar sekolah.
Ekosistem sekolah adalah sebuah bentuk
interaksi antara faktor biotik (unsur yang hidup) dan abiotik (unsur yang tidak
hidup) sehingga
mampu menciptakan hubungan yang selaras dan harmonis. Untuk itu diperlukan pengembangan pemikiran positif yang
akan menjadi kekuatan dalam mengelola sumber daya yang ada pada sekolah. Pemanfaatan
sumber daya yang dimiliki sekolah dapat memanfaatkan konsep yang digunakan pada
pendekatan Pengembangan Komunitas Berbasis Asset (PKBA). PKBA menekankan kepada
kemandirian dari suatu komunitas untuk dapat menyelesaikan tantangan yang
dihadapinya dengan bermodalkan kekuatan dan potensi yang ada di dalam diri
mereka sendiri, dengan demikian hasil yang diharapkan akan lebih berkelanjutan.
Ada 7 modal utama yang yang dapat membantu menemukenali sumber daya yang
menjadi aset sekolah berdasarkan kerangka Green dan Haines (2016) yaitu modal manusia,
sosial, fisik, agama dan budaya, lingkungan/alam, finansial , dan politik.
Untuk
mengimplementasi PKBA adalah dengan melakukan pemetaan kekuatan bersama unsur
biotik sekolah. Setelah itu pemimpin pembelajaran akan membuat program
prioritas yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas,
pengembangan sekolah, dan pemberdayaan kepada masyarakat.
2. Jelaskan
dan berikan contoh bagaimana hubungan pengelolaan sumber daya yang tepat akan
membantu proses pembelajaran murid menjadi lebih berkualitas.
Pendekatan
PKBA menekankan dan mendorong komunitas untuk dapat memberdayakan aset yang
dimilikinya serta membangun keterkaitan dari aset-aset tersebut agar menjadi
lebih berdaya guna. Kedua peran yang penting ini menurut Kretzman (2010) adalah
jalan untuk menciptakan warga yang produktif. Dengan demikian pengelolaan
sumber daya yang tepat pasti akan membantu proses pembelajaran siswa menjadi
lebih berkualitas karena adanya pengembangan berbagai kekuatan yang dipersatukan
untuk mewujudkan merdeka belajar yang berfokus pada siswa.
3. Berikan
beberapa contoh bagaimana materi ini juga berhubungan dengan modul lainnya yang
Anda dapatkan sebelumnya selama mengikuti Pendidikan Guru Penggerak.
Ki
Hajar Dewantara (KHD) berpendapat bahwa Pendidikan memberi tuntunan (menuntun)
terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai
keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang
manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Untuk itu pemimpin pembelajaran
harus dapat mengimplementasikan nilai-nilai dan perannya dengan melakukan
prakarsa perubahan melalui BAGJA (B-uat pertanyaan utama, A-mbil pelajaran, G-ali
mimpi, J-abarkan rencana, dan A-tur eksekusi). Dalam pelaksanaannya tentunya akan
menghadapi berbagai rintangan untuk itu diperlukan latihan mindfulness yang
menghasilkan wellbeing (kesejahteraan psikologis) sehingga terus gigih/bersemangat
dalam upaya mewujudkan visi yang akan dicapai.
4. Ceritakan
pula bagaimana hubungan antara sebelum dan sesudah Anda mengikuti modul ini,
serta pemikiran apa yang sudah berubah di diri Anda setelah Anda mengikuti
proses pembelajaran dalam modul ini.
Komentar