RANGKUMAN TEMA 5 PAHLAWANKU SUBTEMA 1 PERJUANGAN PARA PAHLAWAN KELAS 4

 

RANGKUMAN TEMA 5  PAHLAWANKU SUBTEMA 1 PERJUANGAN PARA PAHLAWAN KELAS 4

Muatan PPKn KD 3.1

1.      Sikap kepahlawanan yang dimiliki oleh Raja Purnawarman membangun saluran air untuk kesejahteraan rakyatnya. Dengan adanya saluran air tersebut, ladang para petani tidak kekeringan pada musim kemarau. Raja  Purnawarman  juga  membasmi  perompak.  Tindakan  ini  membuat  kerajaan Tarumanegara menjadi aman.

2.      Kepala banteng merupakan simbol sila keempat Pancasila. Banteng merupakan hewan yang suka bergerombol dan kepalanya tangguh.

3.      Simbol kepala banteng menggambarkan rakyat Indonesia terbiasa berkumpul untuk bermusyawarah menyelesaikan masalah atau menggambil keputusan.

4.      Makna sila keempat Pancasila sebagai berikut.

a.       Mendahulukan kepentingan dan tujuan bersama.

b.      Cinta permusyawaratan dan demokrasi.

c.       Bijak menyelesaikan masalah.

d.      Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.

e.       Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.

5.      Nilai-nilai yang terkandung dalam sila keempat Pancasila yang dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

a.       Menyelesaikan masalah dengan musyawarah.

b.      Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.

c.       Menghargai pendapat orang lain.

d.      Melaksanakan keputusan hasil musyawarah.

e.       Mengutamakan kepentingan rakyat.

6.      Perjuangan Raja Balaputradewa yang mencerminkan sikap sesuai nilai-nilai sila keempat Pancasila.

1.      Mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi.

2.      Mengambil keputusan secara bijaksana.

7.       Gajah Mada adalah tokoh yang memiliki jiwa kepahlawanan yang luar biasa. Tokoh yang pantang menyerah dan tak pernah gentar.

8.      Berikut ini beberapa contoh tindakan yang tidak sesuai nilai-nilai Pancasila dan tidak boleh ditiru.

a.       Mengutamakan kepentingan individu dan kelompok daripada kepentingan umum.

b.      Tidak peduli lingkungan dan sesama.

c.       Tidak mau menerima kritik dan saran dari orang lain.

d.      Membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri.

e.       Semen-mena terhadap orang lain.

9.      Nilai luhur yang terkandung dalam kepemimpinan Pangeran Diponegoro sebagai berikut.

a.       Mengutamakan ketakwaan

b.      Mengutamakan kemerdekaan

c.       Mengutamakan kejujuran

d.      Mengutamakan kemandirian dan penuh percaya diri sendiri

e.       Mengutamakan kepentingan rakyat

f.       Mengutamakan sikap berani dan memiliki pendirian teguh (konsisten)

g.      Mempunyai semangat tinggi

10.  Mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan melakukan tindakan-tindakan positif meneladan sikap kepahlawanan sesuai nilai-nilai Pancasila seperti berikut.

a.       Belajar giat untuk meraih cita-cita mewujudkan warga negara yang cerdas.

b.      Selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan tidak melakukan perbuatan-berbutan yang merugikan masyarakat, negara, dan orang tua.

c.       Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang dijiwai nilai-nilai Pancasila.

d.      Melestarikan kehidupan yang demokratis dalam keberagaman dengan tetap menjunjung tinggi semangat bhineka tunggal ika.

e.       Pantang menyerah dan rela berkorban untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

f.       Memiliki sikap kepewiraan atau teladan dan tanggung jawab.

g.      Mengambil keputusan secara bijaksana.

 

 

Muatan Bahasa Indonesia KD 3.7

1.      Isi bacaan memuat inti masalah yang ingin disampaikan kepada pembaca. Isi bacaan terletak di paragraf pertama, kedua, ketiga, atau paragraf lainnya.

2.      Isi bacaan merupakan inti masalah yang dibahas dalam bacaan.

3.      Untuk memahami suatu bacaan, dapat mengajukan pertanyaan seperti berikut.

a.       Peristiwa apakah yang terjadi dalam bacaan?

b.      Bagaimana proses terjadinya peristiwa dalam bacaan?

c.       Dimana terjadinya peristiwa dalam bacaan?

d.      Mengapa peristiwa tersebut terjadi?

4.      Isi bacaan meliputi unsur sebagai berikut.

a.       Objek yang dibicarakan (apa)

b.      Orang/benda yang terlibat dalam pembicaraan (siapa)

c.       Waktu terjadinya pembicaraan (kapan)

d.      Tempat terjadinya pembicaraan (dimana)

e.       Alasan terjadinya pembicaraan (mengapa)

f.       Proses uraian peristiwa dalam pembicaraan (bagaimana)

5.      Pokok-pokok informasi yang terdapat dalam bacaan dapat ditemukan dengan cara berikut.

a.       Menentukan tema, peristiwa, atau permasalahan bacaan tersebut.

b.      Menentukan orang atau tokoh yang dibicarakan dalam bacaan.

c.       Menentukan alasan peristiwa dalam bacaan terjadi

d.      Menentukan tempat atau latar peristiwa dalam bacaan terjadi.

e.       Menentukan urutan peristiwa dalam bacaan.

f.       Menentukan gagasan utama di setiap paragraf dalam bacaan.

6.      Unsur-unsur yang harus diperhatikan saat kamu menyampaikan informasi.

a.       Memahami dengan cermat bacaan.

b.      Mencatat pokok-pokok informasi setia paragraf.

c.       Menyampaikan atau mengungkapkan informasi dari bacaan kepada orang lain. Informasi yang disampaikan harus sesuai dengan pokok-pokok informasi yang telah dibaca.

d.      Menggunakan bahasa yang runtut, komunikatif, dan mudah dipahami.

 

Muatan IPA KD 3.7

Berikut ini 5 sifat cahaya dan contohnya:
1. Cahaya merambat lurus


 Contoh:

  • cahaya senter membentuk garis lurus
  • cahaya mercusuar di pinggir laut membentuk garis lurus

2. Cahaya menembus benda bening


Contoh :

  • cahaya yang menembus kaca/gelas bening.
  • saat kita berjalan di siang hari terlihat bayangan tubuh kita, hal ini karena cahaya hanya menembus benda bening, apabila bendanya tidak bening maka akan membentuk bayangan

3.  Cahaya dapat dibiaskan


Contoh :

  • pensil, paku, pulpen tampak patah saat dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air jernih
  • ikan di akuarium terlihat lebih besar dan dekat
  • kolam/sungai  yang airnya jernih terlihat/terkesan dangkal
  • melihat bintang dengan teleskop
  • melihat benda kecil dengan menggunakan mikroskop atau lup

4. Cahaya dapat dipantulkan


Contoh :

  • bayangan saat kita bercermin
  • bayangan kita di air jernih
  • alat periskop

5.  Cahaya dapat diuraikan


Contoh :

  • terjadinya pelangi

Pelangi terbentuk karena sinar matahari diuraikan oleh butir-butir air hujan. Syarat terbentuk pelangi ada dua, yaitu ada cahaya dari sumber cahaya dan ada media pengurai seperti butir-butir air.

Ada tujuh warna penyusun yang membentuk warna-warna pelangi yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan unggu atau disingkat MEJIKUHIBINIU. Warna-warna cahaya ini disebut spektrum

  • gelembung air sabun yang terkena cahaya matahari tampak memiliki beragam warna
  • terjadinya halo yang seakan-akan mengelilingi bulan atau matahari
  • cakram warna yang diputar akan membentuk warna putih

 

Muatan IPS KD 3.4

1.      Pada umumnya kerajaan-kerajaan yang berdiri di Indonesia bercorak keagamaan. Ada kerajaan bercorak Hindu, Budha, dan ada pula bercorak Islam.

2.      Kerajaan Tarumanegara

a.       Kerajaan terletak di Jawa Barat, didirikan oleh Jayasingawarman pada abad ke 4 dan bercorak Hindu.

b.      Raja yang terkenal adalah raja ketiga, yaitu Raja Purnawarman. Kerena Tarumanegara mencapai kejayaan dibawah kepemimpinannya.

c.       Kejayaan tersebut digambarkan dalam Prasasti Ciaruteun, yaitu prasati berbentuk batu yang terdapat telapak kaki Raja Purnawarman

3.      Kerajaan Sriwijaya

a.       Kerajaan ini merupakan kerajaan bercorak Budha. Berdasarkan prasasti Kusukan Bukit kerajaan Sriwijaya berdiri pada abad ke 7 Masehi dengan raja bernama Dapunta Hyang Sri Jayasana.

b.      Mencapai kejayaan pada abad ke 9, ketika Balaputra Dewa menjadi raja.

c.       Pada saat pemerintahan Raja  Balaputradewa,  Kerajaan  Sriwijaya mencapai puncak kejayaannya dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan. Saat itu Sriwijaya menguasai perdagangan maritim di Asia Tenggara.

d.      Salah  satu  bukti  peninggalan  sejarah Kerajaan Sriwijaya yang masih bertahan adalah candi Muara Takus.

4.      Kerajaan Majapahit

a.       Didirikan oleh Raden Wijaya pada tahun 1293 Masehi. Kerajaan ini bercorak Hindu, dan dianggap sebagai kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia.

b.      Kekuasaan Majapahit meliputi Semenanjung Malaka, Sumatra, Kalimantan, Bali, hingga Filipina.

c.       Kerajaan ini mencapai kejayaan saat dipimpin oleh raja Hayam Wuruk dan patihnya yang terkenal Patih Gajah Mada.

d.      Semboyan Bhineka Tunggal Ika dikutip dari kitab kakawin Sutasoma, lengkapnya “Bhinneka Tunggal Ika tan hana dharma mangrwa” yang artinya berbeda-beda manunggal menjadi satu, tidak ada kebenaran yang mendua. Kitab tersebut digubah oleh Mpu Tantular pada masa Kerajaan Majapahit.

e.       Kejayaan Majapahit tidak lepas dari peran Mahapatih Gajah Mada, yang terkenal dengan Sumpah Palapa. Sumpah tersebut berisi cita-cita Gajah Mada mempersatukan Nusantara.

f.       Di Trowulan kabupaten Mojokerto Jawa Timur ditemukan banyak candi peninggalan Majapahit seperti candi Brau, candi Bajangratu, candi Tikus, dan candi Wringin Lawang.

g.      Selain candi situs di tersebut ditemukan pula makan, patung, kolam, pendopo, dan siti hinggil.

h.      Di Kabupaten Blitar ditemukan candi peninggalan Majapahit, yaitu Candi Penataran.

5.      Kerajaan Aceh

a.       Kerajaan ini didirikan oleh Sultan Ali Mughayat Syah pada tahun 1530 Masehi, dan merupakan kerajaan bercorak Islam.

b.      Mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda. Saat itu kekuasaan mencapai Pahang, Perak, dan Kedah yang terdapat di Semenanjung Malaka.

6.      Kerajaan Gowa

a.       Kerajaan Gowa merupakan kerajaan bercorak Islam yang terdapat di Makasar, Sulawesi Selatan.  Kerajaan ini didirikan oleh Tarumanegara pada tahun 1300 Masehi.

b.      Raja yang terkenal karena keberaniannya melawan penjajah Belanda adalah Sultan Hasanuddin dan dijuluki “Ayam  Jantan dari Timur” oleh Belanda.

7.  Pangeran Diponegoro

a.       Perang Diponegoro terjadi pada tahun 1825-1830.

b.      Perang Diponegoro merupakan salah satu perang terbesar yang pernah dialami oleh Belanda selama masa pendudukannya di Nusantara.

c.       Peperangan ini terjadi secara menyeluruh di wilayah Jawa sehingga disebut Perang Jawa.

d.      Salah satu upaya yang dilakukan Pangeran Diponegoro dalam perjuangannya adalah menyatukan seluruh rakyat pribumi dalam semangat “Sadumuk bathuk, sanyari bumi ditohi tekan pati“; sejari kepala, sejengkal tanah, dibela sampai mati.

 

MUATAN SBdP KD 3.2

1.      Mengidentifikasi lagu Maju Tak Gentar

Tempo      : Marcia

Birama      : 4/4

Pencipta   : C. Simandjuntak

Nada dasar : Bes=do

2.      Tinggi rendah nada pada lagu Maju Tak Gentar

Not terendah yaitu 2

Not tertinggi yaitu 3

3.      Nilai baik apa yang terkandung dalam lagu Maju Tak Gentar adalah mengajarkan kita untuk sikap pantang menyerah

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

3.3.a.8. Koneksi Antarmateri - Modul 3.3

1.4.a.8 KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.4

RANGKUMAN TEMA 9 SUBTEMA 2 KELAS 5