RANGKUMAN
TEMA 7 SUBTEMA 3 KELAS 5
PKn
1. Mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung
dalam Pancasila merupakan cara positif dalam mengisi kemerdekaan.
2. Nilai-nilai dalam Pancasila merupakan
kristalisasi nilai-nilai luhur yang telah berkembang di masyarakat sejak zaman
dulu. Oleh karena itulah, Pancasila menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia
dan menjadi pedoman dalam bersikap bagi setiap warga negara Indonesia.
3. Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu
panca dan sila. Panca artinya lima, dan sila artinya dasar. Jadi, Pancasila
berarti lima dasar atau lima asas.
4. Istilah pancasila telah dikenal sejak zaman
Majapahit, yaitu terdapat pada kitab Negarakertagama karangan Mpu Prapanca dan
kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular.
5. Dalam kitab Sutasoma, pancasila berarti berbatu
sendi yang lima atau pelaksanaan kesusilaan yang lima.
6. Lahirnya
Pancasila sebagai dasar negara terjadi pada saat Sidang BPUPKI (Badan
Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang pertama. Berikut
usulan-usulan dasar negara yang disampaikan oleh tiga tokoh bangsa
a. Muhammad Yamin
b. Prof.
Dr. Mr. Soepomo
c. Ir. Soekarno
7. Pada
tanggal 18 Agustus 1945, disahkan Undang-Undang Dasar 1945 pada Sidang Panitia
Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), termasuk Pembukaan Undang-Undang Dasar
1945, termuat isi rumusan Prinsip Dasar Negara yang disebut Pancasila, tepatnya
pada alinea IV yang berbunyi sebagai berikut:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2.
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
8. Pancasila merupakan ukuran dan pedoman nilai
dan norma untuk menyikapi pengaruh dan perkembangan iptek. Untuk itu,
diperlukan sikap yang bijaksana dan sikap yang mau dan bersedia membuka diri
dan tetap waspada menerima perkembangan dunia. Hal tersebut berarti, kita
berani menerima pengaruh globalisasi dan perkembangan iptek tanpa harus
kehilangan kepribadian sebagai bangsa Indonesia.
9. Peran Pancasila dalam keberagaman Indonesia
·
Pancasila
sebagai dasar kuat dalam menghadapi perubahan jaman
·
Pancasila
sebagai pandangan hidup yang menyatukan bangsa Indonesia
·
Pancasila
memiliki nilai-nilai luhur yang harus diamalkan
10. Kegiatan untuk membantu anggota masyarakat yang
lain secara bersama-sama dan sukarela disebut bergotong royong. Kegiatan ini dilakukan atas kesadaran bahwa
dalam hal tertentu, permasalahan yang dihadapi salah satu anggota masyarakat
dapat dibantu dengan sukarela dan bersama-sama. Kegiatan ini menunjukkan
nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan secara sadar oleh masyarakat Indonesia
untuk kepentingan bersama. Hal ini sesuai dengan sila Pancasila ke 3.
11. Ciri-ciri gotong royong antara lain sebagai
berikut :
- Bertujuan
untuk mensejahterakan seluruh anggota
- Mengganggap
masalah merupakan sebuah tanggungan bersama
- Menyelesaikan
suatu tantangan secara bersama
- Memiliki
rasa peduli terhadap orang lain
- Terlihat
jelas pada daerah pedesaan, daripada perkotaan
12. Nilai-nilai
positif dalam gotong royong antara lain:
Kebersamaan, Persatuan, Rela berkorban, Tolong menolong,
Sosialisasi.
13. Musyawarah Mufakat untuk Mengatasi Masalah
dalam Keberagaman sesuai dengan nilai Pancaila ke 4.
14. contoh
yang mencerminkan kebhinnekatunggalikaan di daerah tempat tinggalmu
- Kegiatan gotong royong membangun tempat ibadah
yang dihadiri oleh warga yang berlainan agama.
- Kegiatan musyawarah pelaksanaan lomba
memperingati hari kemerdekaan.
15. caramu
turut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
- Rajin belajar guna menguasai ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin
untuk diabdikan kepada negara.
- Menyelenggarakan kerja sama dengan sesama.
- Memberi bantuan tanpa membedakan suku bangsa atau asal daerah.
- Mempelajari berbagai kesenian dan budaya dari daerah lain.
- Memperluas pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
- Berteman tanpa membedakan suku, agama, maupun bahasa dan
kebudayaan
16. contoh
perilaku yang dapat kamu lakukan untuk menerima keragaman suku bangsa dan
budaya di masyarakat
a. Menghormati
asal usul teman
b.
Berteman tanpa membedakan suku, agama,
maupun bahasa dan kebudayaan
c. Menghormati
tradisi yang dianut teman
d. Menyaksikan
pertunjukan kesenian dari daerah lain
e.
Mempelajari budaya dari daerah lain.
17. Bangsa
yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pahlawan. Pepatah itu
mengingatkan kita untuk selalu menghargai jasa para pahlawan.
18. Nilai-nilai kepahlawanan yang dapat diterapkan
dalam kehidupan sehari-harimu.
o Rela Berkorban
Sikap rela berkorban
adalah sikap yang lebih mementingkan kepentingan bersama di atas kepentingan
pribadi yang dapat diwujudkan dengan sikap saling peduli.
o Berjiwa Besar
Mau menerima segala
yang terjadi dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Contonya meminta maaf dan
memaafkan, mengakui kesalahan, bersikap sportif.
19. Cara menghargai jasa para pahlawan
- Lebih mementingkan kepentingan bersama di atas
kepentingan pribadi.
- Peduli kepada orang lain.
- Mau menerima kekalahan dengan ikhlas, meminta
maaf dan memberi maaf.
- Mengikuti upacara dengan tertib dan hikmat.
- Berprestasi mengharumkan nama bangsa
- Mengikuti kegiatan peringatan hari Nasional/hari
Besar bangsa Indonesia
Bahasa
Indonesia
1. Surat
Undangan
·
Surat undangan merupakan surat yang
berisi pemberitahuan dan permintaan kesediaan seseorang untuk menghadiri suatu
acara atau kegiatan.
·
Kalimat yang digunakan dalam undangan
haruslah efektif, yaitu singkat, padat, dan jelas. Tujuannya agar orang yang
membacanya dapat segera mengerti isinya.
·
Surat undangan dibedakan atas 3 jenis,
yaitu sebagai berikut.
1. Undangan
resmi Undangan yang mengatasnamakan sebuah instansi atau organisasi dan
kedinasan. Biasanya dipergunakan untuk kepentingan kedinasan.
2. Undangan
setengah resmi Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan ke
perorangan maupun instansi atau organisasi.
3. Undangan
tidak resmi Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan kepada
perorangan untuk kepentingan perorangan, seperti undangan ulang tahun, undangan
perayaan kelahiran.
2. Surat Undangan Resmi
·
Surat
undangan resmi,adalah surat yang dipakai untuk keperluan resmi
·
contoh
undangan resmi :
-
undangan
rapat suatu organisasi
-
undangan
upacara kenegaraan
-
undangan
pelantikan pejabat
-
undangan
pelatihan
·
Bagian –
bagian undangan resmi :
Keterangan
1.
Kepala
Surat (Kop Surat)
Fungsi kop surat juga penting sebagai media promosi
dari lembaga atau organisasi pengirimnya.
Bagian kepala surat biasanya terdiri dari hal-hal
berikut
·
Nama lembaga
·
Logo/lambang lembaga
·
Alamat lembaga
·
Nomor telepon lembaga
·
Kode pos dan fax lembaga (jika ada)
·
Alamat email dan website lembaga (jika
ada)
2.
Tempat
dan Tanggal Surat
·
Pencatuman tempat dan tanggal surat
bertujuan untuk memberi informasi mengenai kapan dan dari mana surat tersebut
dikirim.
o
Cara penulisan tempat dan tanggal surat
di Indonesia dimulai dari kabupaten/kota diikuti oleh tanggal, lalu bulan dan
tahun.
§ Contoh
penulisan tempat tanggal surat : Surabaya, 26 September 2018
3. 3. Nomor
Surat
·
Fungsi nomor surat adalah untuk
memudahkan pengaturan dan penyimpanan surat serta mengetahui jumlah surat yang
dikeluarkan sebuah lembaga.
§ Contoh
penulisan nomor surat : 045/BNS/01/08/2017
4. 4. Lampiran
yang Disertakan
·
Bagian lampiran merupakan penjelas yang
memberi informasi bahwa ada berkas atau dokumen lain yang disertakan dalam
surat tersebut.
·
Penulisan lampiran yang disertakan bisa
disebutkan jumlah lembar, eksemplar atau cukup jumlah berkasnya dengan bentuk
huruf. Jika lebih dari sepuluh maka ditulis dalam bentuk angka. Sedangkan jika
tidak ada lampiran bisa ditulis tanda penghubung atau tanda minus.
5. 5. Hal/Perihal
·
Fungsi bagian hal dalam surat adalah
memberi petunjuk pada pembaca tentang kepentingan dan isi pokok dalam surat
tersebut.
·
Tata cara penulisan hal atau perihal yaitu
tidak ditulis dengan huruf kapital keseluruhannya, tapi pada huruf pertama kata
utamanya saja. Di akhir hal atau perihal juga tidak perlu diberikan tanda
titik.
6. 6. Alamat
Tujuan
·
Alamat yaitu alamat yang dituju dalam
pengiriman surat. Terdapat dua alamat tujuan yang ditulis yakni alamat luar
yang ditulis di sampul surat serta alamat dalam yang ditulis di bagian dalam
kertas surat.
·
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam
penulisan alamat tujuan surat:
§ Bisa
menggunakan kata Yth (singkatan dari yang terhormat) untuk menghormati pihak
yang dikirim surat bisa berupa atasan, rekan kerja, kolega atau teman.
§ Bisa
menggunakan sebutan Bapak, Ibu atau Sdr yang diikuti oleh nama orang yang
dituju.
§ Di
akhir tiap baris tidak perlu diberikan tanda titik, kecuali untuk singkatan.
·
Contoh penulisan alamat tujuan surat :
Yth.
Direktur PT Maju Jaya
Jalan
Airlangga No. 15
Surabaya
7. 7. Salam
Pembuka
o
Fungsi salam pembuka adalah untuk
membuka pembicaraan dalam surat sesuai adab sopan santun. Salam pembuka berisi
sapaan-sapaan pada umumnya. Penulisan salam pembuka diawali dengan huruf
kapital dan diakhiri dengan tanda koma.
o
Contoh salam pembuka :
§ Dengan
hormat,
§ Assalamualaikum
wr. wb,
§ Selamat
pagi,
8. 8. Isi
surat
Isi surat (inti surat) memuat
apa saja yang perlu disampaikan oleh pengirim kepada orang atau lembaga yang
dituju. Isi surat terdiri dari 3 bagian yakni :
8.
Bagian pembuka pada isi surat berisi pengantar bagi
pembaca untuk mengetahui isi dan berita yang akan disampaikan oleh pengirim
surat.
9.
Bagian inti pada isi surat berisi maksud dan tujuan
utama dari pengiriman surat.
10.
Bagian penutup pada isi surat berisi penegasan dan
kesimpulan dari isi surat secara keseluruhan. Selain itu penutup juga bisa
berisi harapan atau ucapan terima kasih pada pembaca atas penyampaian pesannya.
11. Salam Penutup
Salam penutup digunakan
sebagai ucapan salam akhir untuk menambah kesantunan dalam berkirim pesan. Penulisannya
diawali huruf kapital dan diakhiri oleh tanda koma.
Contoh salam penutup :
§ Hormat
kami,
§ Wassalamualaikum
wr.wb,
§ Terima
kasih,
12. Nama pengirim dan tanda tangan
Nama yang tercantum adalah nama
lengkap atau nama terang dari pengirim atau orang yang bertanggungjawab pada
pengiriman surat tersebut dan dibubuhi tandatangan dari pengirim.
3.
Surat Undangan setengah Resmi
·
Mengatasnamakan perorangan yang
ditujukan ke perorangan maupun instansi atau organisasi untuk kepentingan
setengah resmi.
·
Dikirim oleh perorangan kepada lembaga
atau instansi. Seperti undangan halal bihalal, seseorang mengundang instansi
untuk keperluan hajatan
·
Dikirim oleh perorangan kepada
perorangan untuk kepentingan setengah resmi, seperti rapat keluarga, rapat
lingkungan
·
Menggunakan bahasa resmi yang efektif
dan sesuai dengan EYD atau aturan bahasa yang baik.
·
Tidak memiliki kop surat, nomor surat,
lampiran, perihal, dan stempel resmi
Contoh
:
4. Undangan Tidak Resmi/Undangan Pribadi
Undangan tidak resmi adalah undangan yang dibuat oleh perseorangan untuk keperluan pribadinya.
contoh undangan tidak resmi :
- undangan ulang tahun
- undangan pernikahan
- undangan khitanan
Undangan tidak resmi adalah undangan yang dibuat oleh perseorangan untuk keperluan pribadinya.
contoh undangan tidak resmi :
- undangan ulang tahun
- undangan pernikahan
- undangan khitanan
Contoh
:
|
Persamaan dan Perbedaan Undangan
Resmi, Setengah Resmi, dan Tidak Resmi
|
||
|
Jenis Undangan
|
Persamaan
|
Perbedaan
|
|
Resmi
|
Berisi pemberitahuan dan permintaan kesediaan seseorang untuk menghadiri
suatu acara atau kegiatan. Kalimat yang digunakan dalam undangan harus
efektif
|
Mengatasnamakan sebuah instansi atau organisasi dan kedinasan. Biasanya,
dipergunakan untuk kepentingan kedinasan.
|
|
Setengah Resmi
|
Mengatasnamakan perorangan yang
ditujukan ke perorangan maupun instansi atau organisasi untuk kepentingan
setengah resmi.
|
|
|
Tidak Resmi
|
Mengatasnamakan perorangan yang ditujukan kepada perorangan untuk
kepentingan perorangan, seperti undangan ulang tahun.
|
|
Kata
Baku dan Tidak Baku
|
Kata Baku dan Tidak Baku
|
|||
|
Kosakata Baku
|
Arti
|
Kosakata Tidak Baku
|
Arti
|
|
Pelajar
|
Bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya);
berdiri sendiri:
|
Plajar
|
-
|
|
Generasi
|
Masa orang-orang satu angkatan hidup:
|
-
|
-
|
|
Kualitas
|
Derajat atau taraf (kepandaian, kecakapan, dan
sebagainya); mutu:
|
Kwalitas
|
-
|
|
Pramuka
|
Metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu
pengetahuan terapan
|
Tekhnologi
|
-
|
|
Kreatif
|
Aman sentosa dan makmur; selamat (terlepas dari
segala macam gangguan);
|
Sejahtra
|
-
|
|
Kata Baku dan Tidak Baku
|
|||
|
Kosakata Baku
|
Arti
|
Kosakata Tidak Baku
|
Arti
|
|
Merdeka
|
Bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan
sebagainya); berdiri sendiri:
|
|
|
|
Teknologi
|
Metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis;
ilmu pengetahuan terapan
|
Tekhnologi
|
|
|
Sejahtera
|
Aman sentosa dan makmur; selamat (terlepas
dari segala macam gangguan);
|
Sejahtra
|
|
|
Toleransi
|
merupakan sikap dan perilaku mau menerima
perbedaan
|
-
|
|
IPA
1. Menyublim
adalah perubahan wujud benda padat menjadi gas. Perubahan wujud ini disebabkan oleh peningkatan suhu yang
dialami benda tersebut.
Contoh menyublim
yaitu
pada kapur barus
(kamper) yang disimpan pada lemari pakaian lama-lama akan habis
Penguapan es kering
dan membentuk gas CO2 yang sering digunakan sebagai efek dalam panggung
pertunjukan dan film-film.
Air yang dididihkan
lama kelamaan akan habis menjadi uap air.
2. Pengkristalan
ialah perubahan wujud benda dari gas menjadi padat dengan proses pelepasan
maupun penyerapan kalor.
·
Contoh peristiwa pengkristalan dengan
proses pelepasan kalor adalah
-
Salju dan gas yang didinginkan
-
Pembuatan es kering atau dry ice
-
Bunga es yang menempel di dinding freezer
·
Contoh peristiwa pengkristalan dengan
penyerapan kalor adalah
-
pada proses pembuatan garam. Garam
dibuat dari air laut, kemudian diuapkan dengan sinar matahari di dalam
petak-petak hingga tersisa kristal-kristal garam,
-
lubang knalpot yang menjadi kotor
berwarna hitam karena gas CO2 yang berubah menjadi padat
3. Mengembun
yaitu perubahan wujud benda dari gas menjadi cari.
Contoh :
Pada gelas yang berisi es, bagian luarnya akan
muncul titik-titik embun. Hal ini disebabkan karena udara di sekeliling gelas
atau plastik melepaskan kalor atau panas kepada es di dalam wadahnya. Hal
tersebut karena suhu udara di luar gelas atau plastik lebih besar atau tinggi
dibandingkan dengan suhu es dalam gelas atau plastik.
Titik-titik air di daun pada pagi hari merupakan
embun yang berasal dari uap air yang mengembun menjadi titik-titik air.
4. Titik-titik
air tersebut merupakan embun yang berasal dari uap air yang mengembun menjadi
titik-titik air.
IPS
Faktor Pendukung Pembangun Indonesia
1.
Sumber Daya Alam. Indonesia mempunyai
sumber daya alam yang besar di luar Jawa, termasuk minyak mentah, gas alam,
timah, tembaga, dan emas.
2.
Sumber Daya Manusia. Penduduk yang besar
pada satu sisi dapat memdorong pembangunan karena,pertama,perkembangan
itu memungkinkan pertambahan tenaga kerja dari masa kemasa.
Faktor Penghambat Pembangunan Indonesia
1. Sumber daya manusia. SDM yang berkualitas rendah dan juga keahlian dan
kewirausahaan yang rendah menghambat pembangunan.
2. Sumber Daya Modal (investasi). Investasi di Indonesia masih rendah padahal
modal sangat dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah tersebut.
3. Teknologi mang masih rendah. Penggunaan teknologi yang rendah menyebabkan
ketidakefesien dan produktifitas yang rendah.
4. Perkembangan Penduduk. Jumlah penduduk yang besar tapi tidak berkualitas
karena tidak disertai pendidikan terjadilah masyarakat yang tidak produktif
dapat menjadi beban bagi pembanguan.
5. irokrasi Buruk. Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang
kemiskinan yang sebagian besar disebabkan oleh korupsi yang merajalela dalam
pemerintahan.
1. Cara-cara yang dapat dilakukan generasi bangsa
untuk membangun Indonesia antara lain adalah
·
mencintai
dan bangga menjadi bangsa Indonesia.
·
memahami
dan mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila sebagai dasar negara
·
mengenal
budaya bangsa sendiri.
·
melestarikan
budaya bangsa dengan memperlajari dan mengembangkan budaya
2. Rasa cinta tanah air dan bangsa dapat dipupuk
dan dilakukan dengan kegiatan-kegiatan sederhana, seperti mengunjungi berbagai
daerah di Indonesia dan mengenal cara hidup dan nilai-nilai masyarakatnya.
·
kegiatan-kegiatan positif dalam rangka
mengisi kemerdekaan
Para pemuda hendaknya dapat menuntut ilmu setinggi-tingginya dan berkarya untuk membangun negara sendiri
Para pemuda hendaknya dapat menuntut ilmu setinggi-tingginya dan berkarya untuk membangun negara sendiri
·
menguasai
Berbagai ilmu dan teknologi untuk memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara
3. Kita
dapat mengisi kemerdekaan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sebagai
seorang siswa kita dapat mengisi kemerdekaan dengan belajar dengan tekun,
mengembangkan bakat dan ilmu yang kita dapat untuk kemajuan Indonesia.
4. Pelajar merupakan bagian dari pemuda bangsa
yang akan menjadi penerus bangsa ini. Sebagai generasi penerus bangsa, para pelajar
dituntut bekerja keras dan belajar dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan
kualitas dirinya. Generasi berkualitas pasti diperlukan untuk memajukan bangsa.
5. Kegiatan belajar di luar sekolah yang bisa
dilakukan oleh seorang pelajar seperti
pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), kegiatan kesenian dan pelestarian budaya
seperti mengikuti tari, membatik, ikut dalam opera, kegiatan olahraga seperti
mengikuti club bulutangkis, renang, futsal, basket.
6. Perjuangan pelajar sebagai generasi muda saat
ini adalah pelajar sebagai generasi
penerus bangsa harus berjuang untuk melawan kebodohan, kemiskinan, rasa malas,
rasa mudah menyerah yang dapat merugikan masyarakat dan bangsa.
7. Generasi muda Indonesia harus sehat jiwa dan
raganya. Ia harus berpendidikan, pantang menyerah, pekerja keras, kreatif,
berakhlak mulia, cinta tanah air dan bangsa.
8. Kegiatan Positif dalam Mengisi Kemerdekaan
|
Kegiatan-Kegiatan Positif dalam
Mengisi Kemerdekaan
|
||
|
Di Rumah
|
Di Sekolah
|
Di Masyarakat
|
|
Membantu pekerjaan ayah dan ibu dengan melaksanakan pekerjaan ruamh
sehari-hari.
|
Menolong Teman Tanpa Membedakannya
|
Ikut serta dalam kegaitan kerja bakti dilingkungan
|
|
Bekerja sama dengan anggota keluarga lainya.
|
Mematuhi seluruh tata tertib sekolah secara ikhlas dan bertanggung jawab
|
Menjaga kebersihan lingkungan
|
|
Saling menghormati dan menghargai sesama anggota keluarga
|
Menumbuhkan Semangat Persaudaraan
|
Saling menghargai dengan baik antar warga negara Indonesia
|
|
Melaksanakan perintah yang diberikan orang tua
|
Menjaga nama baik sekolah
|
Menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan
|
|
Memanfaatkan waktu untuk belajar daripada bermain
|
Aktif dalam berbagai kegiatan sekolah
|
Ikut serta dalam mengemukakan gagasan /ide/ pendapat
|
|
Mengerjakan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya di rumah
|
Menghormati dan Menghargai Sesama Teman dengan sikap toleransi
|
Mengikuti perlombaan 17 Agustus yang diadakan Panitia setempat
|
SBdP
1.
Seni rupa daerah adalah seni rupa yang
terdapat di berbagai daerah di Indonesia.
2.
Seni rupa daerah dapat disebut juga seni
rupa tradisional karena dikerjakan secara turun-temurun di suatu daerah.
3.
Seni rupa daerah dapat berupa seni
kerajinan, seni lukis, dan seni patung.
a.
Seni kerajinan meliputi seni tekstil
(batik, tenun, dan songket), seni anyam, seni ukir, seni keramik. Hasil karya
seni tekstil dan seni lukis berbentuk dua dimensi, yaitu memiliki ukuran
panjang dan lebar. Hasil karya seni anyam, seni keramik, dan seni patung pada
umumnya berbentuk tiga dimensi, yaitu memiliki ukuran panjang, lebar, dan
tinggi atau memiliki volume.
b.
Seni Lukis Daerah
Seni lukis adalah seni
menggambarkan objek-objek berupa pemandangan alam, tumbuhan, binatang, manusia,
benda di alam, untuk menimbulkan perasaan keindahan. Seni lukis daerah mengandung nilai-nilai
budaya yang berkembang di suatu daerah.
Contoh seni lukis
daerah yaitu
-
seni lukis Kamasan dari Bali yang
merupakan seni lukis klasik yang biasanya bertema kisah pewayangan, kehidupan
bangsawan, dan dongeng binatang.
-
seni lukis kaca Cirebon yang bertema
khas lukis kaca Cirebon adalah wayang dan batik Cirebon dengan motif mega
mendung
c.
Seni Patung Daerah
Seni patung adalah
seni membuat bentuk manusia atau binatang dengan bahan yang lunak atau bahan
keras.
Patung dari bahan
lunak dibuat dengan teknik membentuk, sedangkan patung dari bahan keras dibuat
dengan teknik meraut atau memahat .
contoh patung
tradisional adalah patung Asmat dari Papua,
d.
Seni Kriya
Seni kriya merupakan
seni kerajinan dalam membuat benda-benda pakai berdasarkan kegunaan dan keindahannya
dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh
·
Seni tekstil berupa batik, songket, dan
tenun
·
Seni anyaman merupakan seni menjalin
bahan berbentuk bilah atau batang dengan menggunakan pola tertentu sehingga
berbentuk sebuah benda. Bahan untuk menganyam yaitu bilah bambu, rotan, lidi,
akar-akaran, pelepah pisang, dan daun pandan.
Seni anyam digunakan untuk membuat tikar, keranjang, bakul, kursi, dan
alat rumah tangga lainnya.
·
Seni ukir menggunakan motif tertentu
yang memiliki makna dan keunikan tersendiri sesuai dengan budaya masyarakat.
Seni ukir Bali berhubungan dengan agama Hindu yang menggunakan motif-motif
tumbuhan, manusia, dan binatang. Ukiran Jepara (Jawa) berhubungan dengan agama
Islam dan banyak menggunakan motif tumbuhan.









Komentar
Las Vegas Casino 2021 Las Vegas is set to feature 2,500 slot machines 시흥 출장안마 and 광주 출장마사지 over 1,200 video poker machines in the 안동 출장마사지 gaming room, 삼척 출장안마 including a 당진 출장마사지