RANGKUMAN
TEMA 7 SUBTEMA 2 KELAS 5
PKN
1.
Keberagaman
Indonesia
a. Manfaar
keberagaman :
·
memenuhi kebutuhan manusia
·
saling melengkapi
·
memperkaya budaya di Indoensia
·
memperkukuh persatuan
2.
Keberagaman
yang Bersemboyan Bhinneka Tunggal Ika
a. Sesanti
atau semboyan Bhinneka Tunggal Ika ditulis oleh Empu Tantular pada kitab
Sutasoma pada zaman kerjaan Majapahit.
b. Semboyan
Bhinneka Tunggal Ika digunakan untuk mendorong lahirnya semangat persatuan
bangsa. Bhinneka Tunggal Ika memberi pesan agar keragaman Indonesia senantiasa
dipelihara dan dipandang sebagai aset nasional.
c. Bhinneka
Tunggal Ika dikukuhkan sebagai semboyan resmi yang terdapat dalam lambang
negara tercantum dalam pasal 36A Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun
1945.
3.
Indahnya
Hidup Bersatu dalam Perbedaan
·
Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa
bantuan orang lain. Untuk itu kita harus daling membantu.
·
Dengan saling membantu di tengah
masyarakat, hidup akan terasa aman, nyaman, dan tenteram
4.
Dengan mengetahui peristiwa
Proklamasi, kita menjadi makin
mengetahui bahwa diperlukan usaha keras
dan pengorbanan yang
besar untuk meraih
kemerdekaan dan membentuk
Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelajaran yang dapat kita petik
adalah kepentingan bangsa dan negara adalah yang utama di atas kepentingan
pribadi dan golongan. Dalam lingkup yang lebih kecil (dalam kehidupan
bermasyarakat), kepentingan umum harus diutamakan daripada kepentingan pribadi.
5.
Unsur-Unsur
Budaya
a.
Religi/Kepercayaan
·
Pada saat hari raya Natal umat Katolik
dan Kristen menghias pohon natal
·
Pada perayaan Paskah umat Katolik dan Kristen melakukan tradisi mencari telur Paskah.
·
Pada masa puasa umat Islam melakukan
ngububurit
·
Pada perayaan Idul Fitri umat Islam melakukan
halal bihal untuk saling memaafkan
·
Pada perayaan Idul Adha umat Islam
menyembelih kambing dan sapi.
b.
Mata
Pencaharian
·
Masyarakat yang dekat dengan pantai
berprofesi sebagai nelayan dan melakukan tradisi ucapan syukur atas hasil yang
melimpah, seperti petik laut, festival Mene’e, berburu paus.
·
Sebagian penduduk Indonesia menjadi
petani karena memang tanahnya subur. Melakukan sistem pengairan seperti subak
yang ada di Bali.
c.
Teknologi
dan Peralatan
·
Petani dulu membajak sawah dengan sapi
sekarang membajak sawah dengan traktor.
·
Proses produksi barang/makanan dengan
alat yang canggih sehingga menghasilkan produk yang banyak dalam waktu singkat.
d.
Kesenian
Kesenian dapat dikelompokan menjadi dua
macam.
a. Kesenian yang
dapat dinikmati oleh
mata, misalnya seni patung, seni ukir, seni lukis,
seni rias, seni tari, seni pedalangan (wayang), dan seni olahraga.
b.
Kesenian yang
dapat dinikmati oleh
telinga, misalnya seni musik dan seni sastra. Setiap suku di Indonesia
juga memiliki lagu daerah, alat musik, dan berbagai keseniannya
sendiri-sendiri.
e.
Pengetahuan
a. Adanya pertukaran pelajar
b. Lomba IPTEK dan MIPA tingkat
internasional
c. Penggunaan komputer, gudget
dalam pembelajaran
d. pengetahuan tentang berbagai
jenis tanaman dan ramuan obat tradisonal
e. pengetahuan menentukan arah
orang Dayak sehingga tidak tersesat di hutan belantara
f. pengetahuan menentukan arah para
pelaut tradisional kita ketika mengarungi samudra
f.
Sistem
Kemasyarakatan
Sistem kemasyarakatan adalah
pola hidup yang menjadi kebiasaan dan dianut serta telah
menjadi kebiasaan suatu masyarakat. Contohnya :
a. sistem marga pada suku Batak dan
sistem trah pada suku Jawa.
b. upacara pernikahan
c. upacara pemberian nama dan
upacara ucapan syukur atas bayi yang lahir
d. upacara kematian seperti ngaben
di Bali
g.
Bahasa
Setiap suku bangsa mempunyai alat komunikasi
sendiri-sendiri dan dialek sendiri.
penggunaan bahasa Indonesia sebagai
bahasa komunikasi antar suku yang berbeda.
6. Anak-anak
dari berbagai penjuru Nusantara saling bertemu dan berkenalan di Jakarta pada
tanggal 14-18 Oktober 2003. Mereka mengadakan konferensi dengan nama Konferensi
Berteman dalam Keragaman. Konferensi adalah rapat untuk bertukar pendapat
mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama. Semua anak menyadari bahwa mereka
berbeda. Tetapi, mereka mempunyai tekad yang sama, yaitu perbedaan bukanlah
alasan untuk bertengkar antara satu dan yang lainnya. Bahkan, mereka berhasil
menyusun sebuah kesepakatan tentang cara menyikapi keragaman bangsa. Hasil
konferensi membahas tentang :
a. Tentang
Keragaman Agama
b. Tentang
Keragaman Budaya
IPS
1.
Peristiwa
Menjelang Proklamasi Kemerdekaan
Pada
akhir bulan Juli 1945, Jepang menyetujui pemberian kemerdekaan kepada Indonesia
pada tanggal 7 September 1945. Namun, pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945, bom
atom dijatuhkan Sekutu di
kota Hiroshima dan Nagasaki.
Peristiwa itu mendorong diubahnya tanggal pemberian kemerdekaan
Indonesia menjadi 24 Agustus 1945. Kemudian, pada tanggal 15 Agustus 1945,
Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Akibatnya, terjadi kekosongan
kekuasaan di Indonesia. Kesempatan inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh
bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan.
Setelah
mendengar berita Jepang menyerah kepada Sekutu, bangsa Indonesia mempersiapkan
dirinya untuk merdeka. Perundingan-perundingan diadakan di antara para pemuda
dengan tokoh-tokoh tua, maupun di antara para pemuda sendiri. Walaupun
demikian, antara tokoh pemuda dan golongan tua sering terjadi perbedaan
pendapat. Akibatnya, terjadilah “Peristiwa Rengasdengklok”. Pada tanggal 16
Agustus pukul 04.00 WIB, Bung Hatta dan Bung Karno beserta Ibu Fatmawati dan
Guntur Soekarno Poetra dibawa pemuda ke Rengasdengklok agar tidak terpengaruh
oleh Jepang. Tujuannya mendesak golongan tua untuk segera memproklamirkan kemerdekaan
Indonesia.
Setelah
melalui perdebatan dan ditengahi Ahmad Soebardjo, menjelang malam hari, kedua
tokoh, Bung Hatta dan Bung Karno, akhirnya kembali ke Jakarta. Rombongan
Soekarno-Hatta sampai di Jakarta pada pukul 23.00 WIB. Soekarno dan Hatta
setelah singgah di rumah masing masing, lalu bersama rombongan lainnya menuju
rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta (tempat Ahmad
Soebardjo bekerja). Di tempat itu, mereka akan merumuskan teks Proklamasi
Kemerdekaan Indonesia.
Perumusan
sampai dengan penandatanganan teks Proklamasi Kemerdekaan baru selesai pada
pukul 04.00 WIB dini hari pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada saat itu juga,
disepakati bahwa teks Proklamasi akan dibacakan di halaman rumah Ir. Soekarno
di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada pukul 10.00 WIB.
2.
Pembacaan
Proklamasi
·
Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan
dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945 pk 10.00 di rumah Ir.
Soekarno Jl. Pengangsaan Timur
·
Susunan Acara Pembacaan Proklamasi
a. Pembacaan
teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
b. Pengibaran
bendera Merah Putih.
c. Sambutan
Wali Kota Suwiryo dan dr. Muwardi
· Ir.
Soekarno didampingi Drs. Moh.
Hatta membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang telah diketik oleh Sayuti
Melik.
· Petugas pengibaran bendera meah putih
adalah Suhud dibantu Shodanco Latief Hendraningrat.
·
Bendera merah putih dijahit oleh ibu
Fatmawati
3.
Adapun peristiwa setelah dibacakannya teks Proklamasi
Kemerdekaan sebagai berikut :
1.
Penyebaran
Berita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
·
Para pemuda menyebarkan berita
Proklamasi melalui berbagai cara, antara lain menyebar pamflet, mengadakan
pertemuan, dan menulis pada tembok-tembok.
·
Wartawan Kantor Berita Domei (sekarang
Kantor Berita Antara), Syahruddin berhasil menyelundupkan teks Proklamasi dan
diterima oleh Kepala Bagian Radio, Waidan B. Palenewen. Teks Proklamasi
tersebut kemudian diberikan kepada F. Wuz untuk segera disiarkan melalui radio.
·
Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
juga disebarkan melalui beberapa surat kabar. Harian Soeara Asia di Surabaya
adalah koran pertama yang menyiarkan berita Proklamasi.
·
Pihak pemerintah Republik Indonesia juga
menugaskan para gubernur yang telah dilantik pada tanggal 2 September 1945
untuk menyebarluaskan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di wilayahnya.
2.
Sambutan
Rakyat di Berbagai Daerah terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
·
Rapat Raksasa di Lapangan lkada (Ikatan
Atletik Djakarta) Jakarta pada tanggal 19 September 1945 menyambut kemerdekaan.
·
Usaha menegakkan kedaulatan juga terjadi
di berbagai daerah dengan adanya tindakan heroik di berbagai kota yang
mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara lain di Yogyakarta,
Semarang, Surabaya, Aceh, Bali, Palembang, Kalimantan, Bandung, Makassar,
Lampung, Solo, Sumatra Selatan, dan Sumbawa
4.
Tokoh
Proklamator
1. Nama tokoh di atas Ir. Soekarno
2. Ir Soekarno lahir Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 6
Juni 1901.
3. Beliau bersekolah dari Indische School (IS) di
Tulungagung, Europesche Lagene School (ELS) Mojokerto, Hogene Burger School
(HBS) Surabaya; dan Technische Hogere School (THS),hingga memperoleh gelar
insinyur.
4. Ir. Soekarno dijuluki Singa Podium, karena Beliau
pandai berpidato dan menguasai beberapa bahasa asing.
5. Ir. Soekarno dijuluki bapak Proklamator, karena Beliau
membacakan teks proklamasi
6. Perjuangan untuk Indonesia adalah pada tanggal 17
Agustus 1945, Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta beserta para tokoh lainnya
memproklamasikan kemerdekaan Indonesia
2. Beliau lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat pada
tanggal 12 Agustus 1902.
3. Beliau menimba ilmu di Europoesche Lagere School (ELS)
di Bukittinggi, Meer Uitgebreid Lagere Onderwijs (MULO) di Padang, dan Handels
Middelsbare School (HMS) di Jakarta.
4. Julukan yang diberikan kepadanya Bapak Koperasi
Indonesia, karena perhatian beliau yang dalam terhadap penderitaan rakyat kecil
mendorongnya untuk mempelopori Gerakan Koperasi yang pada prinsipnya bertujuan
memperbaiki nasib golongan miskin dan kelompok ekonomi lemah.
5. Pada tanggal 17 Agustus 1945, Ir. Soekarno dan Drs.
Moh. Hatta beserta para tokoh lainnya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia
dan Beliau juga sangat berperan dalam upaya memperoleh pengakuan dari
pemerintah Belanda terhadap kedaulatan
5.
Proses
Pembentukan NKRI
PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dibentuk Jepang sejak tanggal 7 Agustus 1945
diketuai Ir. Soekarno dan wakil ketuanya Drs. Moh. Hatta. PPKI menggantikan
tugas BPUPKI yang sudah berakhir. BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha usaha
Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dibentuk pada tanggal 29 April 1945.
1. Pembentukan Kelengkapan Pemerintahan
a. Tanggal 18
Agustus 1945, PPKI
mengadakan sidangnya yang
pertama di Gedung Kesenian Jakarta. Sidang dipimpin oleh
Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta sebagai wakilnya. Anggota Sidang PPKI
sebanyak 27 orang. Hasil sidang :
·
Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945
sebagai konstitusi RI.
·
Memilih presiden dan wakil
presiden, Ir. Soekarno
sebagai Presiden RI
dan Drs. Mohammad
Hatta sebagai Wakil Presiden RI.
·
Tugas presiden untuk sementara waktu
dibantu oleh Komite Nasional.
b. Tanggal
19 Agustus 1945, sidang PPKI kedua :
· Menetapkan dua belas kementerian yang
membantu tugas presiden dalam pemerintah.
· Membagi wilayah Republik Indonesia
menjadi delapan provinsi, yaitu Provinsi Sumatra , Provinsi Jawa Barat,
Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sunda Kecil, Provinsi
Maluku, Provinsi Sulawesi, dan Provinsi
Kalimantan.
c. Pembentukan
Komite Nasional Indonesia pada tanggal 22 Agustus 1945 melalui sidang PPKI. Komite
Nasional dibentuk di
seluruh Indonesia dan
berpusat di Jakarta.
Tujuannya sebagai penjelmaan tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia untuk
menyelenggarakan kemerdekaan Indonesia yang berdasarkan kedaulatan rakyat
2. Pembentukan Alat Kelengkapan
Keamanan Negara
·
Rapat
Pleno PPKI pada
tanggal 22 Agustus 1945,
diputuskan pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR). BKR ditetapkan sebagai
bagian dari Badan Penolong Keluarga Korban Perang (BPKKP) yang merupakan induk
organisasi dengan tujuan untuk memelihara keselamatan masyarakat, serta merawat
para korban perang.
·
Tanggal
5 Oktober 1945, terbentuklah organisasi ketentaraan yang bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Pada tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari TNI.
3. Pembentukan Lembaga Pemerintahan di
Seluruh Daerah di Indonesia
Sesuai
dengan keputusan PPKI tanggal 18 Agustus 1945 bahwa tugas presiden dibantu oleh
Komite Nasional, di daerah-daerah tugas gubernur (kepala daerah) juga dibantu
oleh Komite Nasional di daerah. Pembentukan Komite Nasional Indonesia Daerah
yang ada di tiap-tiap provinsi merupakan lembaga yang akan berfungsi sebagai
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebelum diadakan pemilihan umum. Dengan
terbentuknya pemerintahan di daerah, yang dibantu oleh Komite Nasional di
daerah, diharapkan roda pemerintahan dapat berjalan, baik di tingkat pusat
maupun di daerah
6.
Tokoh
dalam perumusan proklamasi
·
Ahmad
Soebarjo lahir di Karawang, Jawa Barat pada tanggal 23 Maret 1897.
·
Peran
Ahmad Soebarjo :
-
ikut
menjadi Panitia Sembilan yang merumuskan Piagam Jakarta yang menjadi cikal
bakal Pembukaan UUD 1945.
-
Pada
peristiwa Rengasdengklok beliau menjadi penengah antara golongan muda dan
golongan tua ketika terjadi perbedaan pendapat.
-
tokoh
perumus naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
7.
Perjuangan
mempertahankan kemerdekaan
a. Perjuangan diplomasi adalah
perjuangan dengan jalan
mengadakan perundingan-perundingan.
b.
Perjuangan
konfrontasi/fisik adalah perjuangan dengan mengangkat
senjata/peperangan.
8. Perjuangan Diplomasi
1.
Perundingan Linggarjati
·
Diadakan pada tanggal
10 November 1946 di Linggarjati, Cirebon, Jawa Barat.
·
Indonesia diwakili oleh
Sutan Syahrir dan Belanda diwakili oleh Prof. Schermerhon.
·
Hasil perjanjian ini
sebagai berikut
Ø
Belanda hanya mengakui
kekuasaan Republik Indonesia atas Jawa, Madura, dan Sumatra.
Ø
Negara Indonesia Serikat terdiri dari
Negara Republik Indonesia, Negara Indonesia Timur, dan Negara Kalimantan.
Ø Negara Indonesia Serikat dan Belanda merupakan satu uni dengan nama Uni
Indonesia-Belanda yang diketuai Belanda
·
Namun, Belanda mengingkari perjanjian
ini dan melancarkan Agresi Militer Belanda I pada tanggal 21 Juli 1947.
2.
KTN
·
PBB membentuk Komisi
Tiga Negara (KTN) untuk dikirim ke Indonesia. Tanggal 1Agustus 1947 DK PBB
mengeluarkan resolusi agar Belanda dan Indonesia menghentikan tembak menembak.
·
Pada tanggal 17 Agustus
1947, pihak Indonesia dan Belanda sepakat mengadakan gencatan.
·
Pada tanggal 25 Agustus
usul Amerika Serikat agar dikirim Komisi Tiga Negara (KTN) diterima oleh PBB.
Komisi Tiga negara segera dibentuk dengan anggotanya sebagai berikut
-
Belgia, atas tunjukkan Belanda.
-
Australia, atas tunjukkan Indonesia,
-
Amerika Serikat, atas tunjukkan Belgia
dan Australia
·
Pada tanggal 26 Oktober
1947 anggota Komisi Tiga Negara tiba di Jakarta. Mereka adalah :
-
Frank Graham dari Amerika Serikat,
-
Richard Kirby dari Australia, dan
-
Paul van Zeeland dari Belgia
·
Tugas-tugas KomisiTiga
Negara adalah sebagai berikut :
-
Mengawasi secara langsung penghentian
tembak-menembak sesuai dengan Resolusi PBB.
-
Memasang patok-patok wilayah status quo
yang dibantu oleh Tentara nasional Indonesia.
3.
Perjanjian Renville
·
Pasca peristiwa AMB I, PBB membentuk
KTN (Komisi Tiga Negara) yaitu Amerika Serikat, Australia, dan Belgia
·
KTN berhasil mengajak Belanda dan RI
untuk berunding kembali. Perundingan diadakan di atas Kapal Renville yang
berlabuh di Teluk Jakarta.
·
Delegasi Indonesia diwakili oleh Amir
Sjarifuddin.
·
Delegasi Belanda dipimpin oleh
Abdulkadir Wijoyoatmojo.
·
Terjadi pada tanggal 8 Desember 1947
– 17 Januari 1948
·
Isi perjanjian ini sebagai berikut
Ø
Belanda hanya mengakui daerah Republik
Indonesia atas Jawa Tengah, Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Barat, dan Sumatra.
Ø
Semua pasukan RI harus ditarik mundur
dari wilayah-wilayah yang diduduki Belanda.
Ø
Belanda tetap berdaulat di seluruh
wilayah Indonesia sampai diserahkan kepada Republik Indonesia Serikat (RIS)
yang akan segera dibentuk.
·
Perjanjian
Renville mengakibatkan wilayah RI makin sempit. Dalam hal ini Jawa tinggal
setengahnya, sedangkan Sumatera tinggal empat per limanya.
·
Namun, Belanda lagi-lagi mengingkari isi
Perjanjian Renville dan melakukan Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19
Desember 1949.
4.
Resolusi Dewan Keamanan PBB
·
Karena tindakannya
melancarkan agresi militer II, Belanda banyak menerima kecaman di PBB karena
melanggar isi Perundingan Renville.
·
Pada tanggal 28 Januari
1948, DK PBB kembali mengeluarkan resolusi yang isinya sebagai berikut :
-
Penghentian semua operasi militer oleh
Belanda dan penghentian aktivitas gerilya oleh Republik, kedua pihak harus
bekerja sama untuk mengadakan perdamaian kembali.
-
Pembebasan dengan segera dengan tidak
bersyarat semua tahanan politik di dalam, daerah Republik oleh Belanda semenjak
tanggal 19 Desember 1949.
-
Belanda harus memberi kesempatan kepada
pemimpin-pemimpin RI untuk kembali ke Yogyakarta.
-
Perundingan-perundingan akan
dilaksanakan dalam waktu secepatnya-cepatnya.
-
Komisi Tiga negara diganti namanya
menjadi Komisi PBB untuk Indonesia atau UNCI (United Nations Commission for
Indonesia).
·
Tugas UNCI adalah
sebagai berikut
-
Melancarkan perundingan-perundingan
untukmegurus pengembalian kekuasaan kepada pemerintah republik
-
Mengajukan usul-usul yang dapat
mempercepat terjadinya penyelesaian
5.
Perjanjian Roem Royen
·
Diadakan pada tanggal
17 April 1949 di Jakarta.
·
Indonesia diwakili oleh
Moh. Roem dan Belanda diwakili oleh Van Royen.
·
Isi perjanjian ini sebagai
berikut :
Ø
Pemerintah Indonesia dikembalikan ke
Yogyakarta.
Ø
Menghentikan gerakan militer dan
mengembalikan tawanan.
Ø Republik Indonesia sebagai bagian dari Negara Indonesia
6. Konferensi Meja Bundar (KMB)
KMB Merupakan puncak perjuangan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan yang terus diusik Belanda.
KMB Merupakan puncak perjuangan Bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan yang terus diusik Belanda.
KMB dilaksanakan di Deen
Haag, Belanda pada tanggal 23 Agustus-2 November 1949.
Republik Indonesia dipimpin oleh
Drs.Moh. Hatta, sedangkan delegasi BFO dipimpin oleh Sultan Hamid II dari
Pontianak. Delegasi Belanda diketuai oleh Mr. Van Maarseveen sedang UNCI
diwakili oleh Chritchley.
Persetujuan sebagai berikut :
Belanda mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai negara merdeka dan berdaulat.
Belanda mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai negara merdeka dan berdaulat.
· Akan dibentuknya Uni Indonesia-Belanda
yang dikepalai oleh Ratu Belanda dan bekerjasama atas dasar sukarela dengan
kedudukan dan hak yang sama.
· RIS mengembalikan hak milik Belanda,
memberikan hak konsesi dan izin-izin baru untuk perusahaan-perusahaan Belanda.
·
RIS harus membayar hutang-hutang Belanda
yang diperbuat sejak 1942.
· Tentara Kerajaan Belanda akan segera
ditarik mundur dari Indonesia, sedangkan tentara Hindia Belanda (KNIL), dapat
diterima sebagai APRIS.
·
Status Irian Barat akan dibicarakan satu
tahun kemudian..
Tanggal 27 Desember 1949 pemerintah Belanda menyerahkan kedaulatan atas Indonesia kepada Republik Serikat. Penyerahan dan sekaligus pengakuan kedaulatan tersebut dilakukan di dua tempat, yaitu:
· Di negeri Belanda, Ratu Juliana, Perdana
Menteri Willem Drees dan Menteri Seberang Lautan Mr. A.M.J.M. Sassen
menyerahkan kedaulatan kepada ketua delegasi Indonesia (RIS) Dr. Moh. Hatta.
·
Di Jakarta, Wakil Tinggi Mahkota A.H.J.
Lovink menyerahkan kedaulatan kepada wakil pemerintah RIS, Sri SultanHamengkubuwono
IX.
9. Perjuangan Konfrontasi/Fisik
1. Pertempuran 10 November 1945
di Surabaya, yang kemudian setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Berawal dari tewasnya Jenderal
Mallaby, pimpinan Sekutu. Adapun tokoh yang terlibat adalah Bung Tomo, Gubernur
Suryo, dan Kolonel Sungkono.
2. Palagan Ambarawa, terjadi
pada tanggal 15 Desember 1945 di
Ambarawa, Jawa Tengah. Kemudian, setiap tanggal 15 Desember diperingati
sebagai Hari Infantri Nasional. Insiden ini bermula dari Sekutu mempersenjatai
tawanan yang sudah dibebaskan. Sekutu juga membebaskan orangorang Belanda
secara sepihak. Adapun tokoh yang terlibat dalam peristiwa ini antara lain
Kolonel Isdiman dan Kolonel Sudirman
3. andung
Lautan Api, terjadi pada tanggal 23 Maret 1946. Insiden ini bermula dari
ultimatum Sekutu meminta senjata yang diperoleh dari tentara Jepang untuk diserahkan kepada
Sekutu. Namun, rakyat Bandung menolaknya, bahkan membakar Kota Bandung agar
tidak dikuasai Sekutu. Tokoh yang terlibat antara lain Moh. Toha, Abdul Haris
Nasution, dan Suryadi Suryadarma.
4. Medan Area,
terjadi pada tanggal 10 Desember 1945 karena orangorang Belanda menginjak-injak
bendera Merah Putih. Tokoh yang terkenal adalah Ahmad Tahir.
5. Serangan
Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta. Peristiwa ini dipicu Belanda yang menduduki
Kota Yogyakarta dan mempropagandakan bahwa TNI telah hancur. Tokoh yang terlibat antara lain Letkol. Suharto dan Sultan Hamengkubuwono IX
6. Pertempuran Karang-
Bekasi pada tanggal 19 Desember 1945, sekutu melancarkan
serangan udara terhadap kota
kerawang dan bekasi.
7. Pertempuran Margarana
Bali yang
dipimpim oleh Igusti Ngurah Rai pada tanggal 18 November 1946.
IPA
1.
Kalor
Mengubah Suhu Benda
- ·
Kalor didefinisikan sebagai energi panas
yang dimiliki oleh benda.
- ·
Untuk mengetahui adanya kalor yang
dimiliki oleh benda dapat dilakukan dengan cara mengukur suhu benda tersebut.
- ·
Jika suhu benda tinggi, kalor yang
dikandung oleh benda juga besar. Sebaliknya, jika suhu benda rendah, kalor yang
dikandung oleh benda juga kecil.
- ·
Kalor yang dimiliki oleh suatu benda
bisa berubah-ubah. Bisa naik, bisa juga turun karena kalor dapat berpindah dari
suhu tinggi menuju suhu rendah.
- · Contoh bahwa kalor dapat mengubah suhu benda: Air panas memiliki suhu tinggi. Air dingin memiliki suhu rendah. Apabila kedua air dicampur, campuran itu akan menghasilkan suhu baru. Suhu rendah akan meningkat karena menerima panas yang bersuhu tinggi.
- · Suhu air yang sebelumnya panas berubah menjadi lebih dingin dan suhu air yang sebelumnya dingin menjadi lebih panas. Hal ini menunjukkan bahwa air panas melepaskan kalor dan air dingin menerima kalor dari air panas untuk menaikkan suhunya. Semua benda dapat melepas dan menerima kalor. Benda-benda yang bersuhu lebih tinggi dari lingkungannya akan cenderung melepaskan kalor.
- · Demikian juga sebaliknya benda-benda yang bersuhu lebih rendah dari lingkungannya akan cenderung menerima kalor untuk menstabilkan kondisi dengan lingkungan di sekitarnya. Suhu zat akan berubah ketika zat tersebut melepas atau menerima kalor. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa kalor dapat mengubah suhu suatu benda.
- ·
Saat air dipanaskan, air yang semula
dingin (bersuhu rendah) menerima panas dari
api melalui cerek
- ·
Air menerima panas, lama-kelamaan air
menjadi panas (suhu meningkat).
- ·
KesimpulanMakin besar energi panas yang
diterima air, makin besar pula kenaikan suhu pada air.
- ·
Peristiwa perubahan suhu karena kalor
|
Peristiwa
Perubahan Suhu karena kalor
|
|
|
1
|
Saat memasak air air
air yang dingin berubah menjadi panas
|
|
2
|
Setelah berolah raga
tubuh berkeringat dan terasa panas di
bawah matahari
|
|
3
|
Sendok menjadi panas
saat digunakan mengaduk kopi
|
|
4
|
Besi yang dibakar
akan menjadi panas
|
|
5
|
Air raksa dalam
termometer akan naik saat terkena panas tubuh
|
- ·
Peristiwa perubahan wujud benda padat
menjadi benda cair karena adanya
pemanasan disebut mencair.
- ·
Contoh lain peristiwa mencair sebagai
bentuk perubahan wujud benda karena kalor atau panas adalah sebagai berikut. 1.
Mentega dipanaskan. 2. Logam dipanaskan pada suhu tinggi. 3. Lilin dipanaskan.
- ·
Peristiwa perubahan wujud benda dari
cair menjadi gas karena adanya pemanasan disebut menguap.
- ·
Contohnya : Bensin yang diletakkan
diudara terbuka lama kelamaan akan habis, baju basah yang dijemur akan kering
karena air dalam baju berubah menjadi uap.
SBdP
1. Gerak
tari adalah serangkaian gerakan indah dari dalam tubuh manusia.
2. Penampilan
gerak tari akan terasa lebih indah jika ada iringan musiknya.
3. Musik
dan tari merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Musik dapat
mengatur tempo gerak, sebagai pengiring, memberikan suasana, dan sebagai
ilustrasi untuk mempertegas ekspresi gerak.
4. Selain musik atau iringan tarinya, keindahan
gerak tari juga dapat dilihat dari pola lantai saat penari memperagakan gerak
tari.
5. Pola
lantai adalah garis-garis di lantai yang dilalui oleh penari dari perpindahan
tempat satu ke tempat lain pada saat melakukan gerak tari.
6. Menurut
jenisnya, ada tiga bentuk karya tari yaitu bentuk karya tari tunggal, karya
tari berpasangan, dan bentuk tari kelompok.
7. Mengidentifikasi
lagu Hari Merdeka
- ·
Judul Lagu : Hari Merdeka
- ·
Pencipta :
H. Mutahar
- · Birama : 4/4
- ·
Cerita lagu : Menceritakan tanggal kemerdekaan Indonesia
- · Makna lagu : sebuah ungkapan rasa syukur terhadap kemedekaan Indonesia pada tahun 1945 yang di raih dengan penuh pengorbanan dan pertumpahan darah.
8. Mengidentifikasi
lagu Maju Tak Gentar
- ·
Judul
Lagu : Maju Tak Gentar
- ·
Pencipta :
C. Simanjuntak
- ·
Birama :
4/4,
- ·
Cerita lagu : Menceritakan tentang prajurit yang maju berperang membela
kebenaran
- · Makna lagu : untuk mendorong rakyat Indonesia membela kedaulatan negara bila dalam keadaan bahaya atau terancam. Mendorong rakyat untuk bersatu dalam perjuangannya serta terus optimis dalam maju melawan rintangan yang ada
9. Mengidentifikasi
lagu Syukur
- ·
Judul Lagu : Syukur
- ·
Pencipta :
H. Muntahar
- ·
Birama :
4/4
- · Makna lagu : bahwa syukurmemiliki keterkaitan dengan keteguhan dan keikhlasan kepada Tuhan atas karunia, nikmat, dan hidayah yang Tuhan, karena kenikmatan atas Tanah Air Tercinta "Indonesia merdeka".


Komentar